Di era serba online saat ini, pelaku UMKM dituntut untuk bisa menyesuaikan diri dengan perubahan perilaku konsumen. Pelanggan kini mencari produk lewat Google, membeli lewat marketplace, melihat ulasan di Instagram, dan ingin bertransaksi cepat via WhatsApp. Sayangnya, banyak pelaku UMKM masih tertinggal dalam pemanfaatan teknologi digital karena keterbatasan waktu, akses, atau pengetahuan.
UMKM Go Digital hadir sebagai solusi komprehensif untuk menjawab tantangan tersebut. Kursus ini dirancang secara khusus bagi pelaku UMKM dari berbagai latar belakang, terutama yang belum terlalu familiar dengan teknologi, namun ingin berkembang dan naik level melalui transformasi digital.
Kursus ini tidak hanya membahas cara membuat akun jualan di Shopee atau memasang foto di Instagram, tapi juga mengajak peserta membangun pondasi bisnis digital yang kuat: mulai dari branding, visual identity, komunikasi pelanggan, hingga manajemen data & operasional usaha dengan Google Tools.
Setiap sesi dibangun dengan pendekatan praktis, aplikatif, dan langsung bisa dipraktikkan. Tidak perlu latar belakang IT, tidak butuh tools mahal—semua cukup dari HP dan niat untuk belajar!
🔹 Membangun identitas brand yang kuat dan menarik
🔹 Mendesain logo, memilih warna, dan menciptakan citra usaha yang profesional
🔹 Teknik fotografi produk dengan HP + editing yang memikat
🔹 Strategi membuat konten sosial media yang menjual
🔹 Cara mengatur jadwal & posting otomatis di Instagram
🔹 Jualan via WhatsApp Business: katalog, autoresponder, & broadcast
🔹 Buka toko di marketplace (Shopee/Tokopedia) dari nol
🔹 Mendaftarkan usaha di Google Maps dan muncul di hasil pencarian
🔹 Mengatur keuangan, stok, dan catatan usaha pakai Google Drive & Spreadsheet
🔹 Disiplin kerja pakai kalender digital & reminder otomatis
✅ 100% praktis – langsung bisa diterapkan ke usaha kamu
✅ Cocok untuk pemula – bahkan yang baru belajar smartphone
✅ Tanpa biaya tambahan – pakai tools gratis seperti Google & Canva
✅ Bisa diakses kapan saja – fleksibel dari HP maupun laptop
✅ Materi padat, ringkas, dan langsung to the point
✅ Didampingi langkah-langkah jelas + contoh penerapan real
📌 Karena usahamu butuh lebih dari sekadar jualan—kamu perlu strategi dan sistem
📌 Karena pelangganmu sudah digital, maka usahamu juga harus digital
📌 Karena dengan pengelolaan yang rapi dan digital, kamu bisa tumbuh lebih cepat dan efisien
📌 Karena di masa sekarang, UMKM yang cepat beradaptasi akan jadi pemenang
Video tutorial yang jelas dan mudah diikuti
Contoh real & studi kasus UMKM lokal
Latihan praktik di setiap sesi
Template siap pakai untuk desain, laporan, dan kalender
Akses komunitas/grup untuk diskusi & mentoring
Kalau kamu pemilik usaha kecil yang ingin:
✔️ Naik kelas
✔️ Lebih rapi dan profesional
✔️ Lebih dikenal dan dipercaya pelanggan
✔️ Punya sistem kerja yang lebih modern
✔️ Dan tentunya, meningkatkan omzet
Maka UMKM Go Digital adalah kursus yang kamu butuhkan sekarang juga.
Saatnya usahamu tampil keren, rapi, dan mudah ditemukan pelanggan! 🚀
Di sesi perdana ini, peserta akan diajak memahami pentingnya branding untuk sebuah usaha, bahkan yang masih kecil sekalipun. Branding bukan hanya soal logo, tapi soal bagaimana usaha dipersepsikan oleh pelanggan. Melalui sesi ini, peserta akan belajar membangun elemen dasar identitas brand seperti nama, logo, warna, dan font, serta menyusun nilai dan misi usaha yang mencerminkan karakter bisnis mereka. Dengan panduan tools gratis seperti Canva, Color Hunt, dan Google Fonts, peserta akan mempraktikkan langsung cara menciptakan “wajah” brand-nya sendiri agar siap tampil beda di pasar yang kompetitif.
Sesi ini mengajak peserta untuk menggali kekuatan cerita di balik usaha mereka dan menjadikannya sebagai senjata branding yang emosional dan autentik. Lewat pendekatan storytelling, peserta belajar menyusun narasi yang menyentuh hati—mulai dari alasan memulai usaha, tantangan yang dihadapi, hingga nilai-nilai yang diperjuangkan. Cerita yang kuat bukan hanya memperkuat identitas brand, tapi juga membangun hubungan emosional dengan pelanggan, meningkatkan kepercayaan, dan memperkuat loyalitas. Peserta akan dibimbing untuk menuliskan cerita mereka, mengadaptasinya untuk media sosial, katalog online, dan profil bisnis, sehingga usaha kecil tampil lebih bermakna dan tak mudah dilupakan.
Sesi ini membimbing peserta untuk menghasilkan foto produk yang menarik dan profesional hanya dengan menggunakan kamera HP. Tanpa perlu peralatan mahal atau studio canggih, peserta diajak memahami prinsip dasar fotografi produk, seperti pencahayaan alami, komposisi yang tepat, dan latar belakang yang bersih. Dipandu dengan simulasi studio mini dan praktik langsung, peserta akan mengambil foto produk dari berbagai sudut agar siap digunakan di katalog online maupun media sosial. Tujuan akhirnya adalah meningkatkan daya tarik visual produk agar lebih menjual di mata calon pelanggan.
Sesi ini mengajarkan peserta cara meningkatkan kualitas visual produk mereka melalui editing sederhana tapi efektif. Menggunakan aplikasi gratis seperti Snapseed dan Canva, peserta belajar mengatur pencahayaan, warna, serta komposisi foto agar lebih menarik. Tak hanya itu, mereka juga mempelajari cara menambahkan elemen promosi seperti teks, harga, dan badge di Canva untuk membuat konten yang siap dipublikasikan ke media sosial atau katalog digital. Dengan panduan langkah demi langkah, peserta akan mampu mengubah hasil jepretan biasa menjadi konten visual profesional yang siap mendongkrak penjualan.
Sesi ini membekali peserta dengan pemahaman mendalam tentang berbagai platform media sosial dan siapa saja pengguna dominannya. Tidak semua platform cocok untuk semua jenis usaha, dan di sinilah pentingnya strategi yang tepat sasaran. Peserta akan belajar mengenali audiens ideal, menentukan media sosial yang paling efektif untuk menjangkau mereka, serta memahami gaya komunikasi dan jenis konten yang relevan di setiap platform. Dengan fondasi ini, pelaku UMKM bisa membangun kehadiran digital yang kuat, efisien, dan berpotensi mendongkrak penjualan secara signifikan.
Sesi ini membekali peserta dengan kemampuan membuat konten sosial media yang menarik, mudah diingat, dan mampu mendorong interaksi. Dengan memahami jenis-jenis konten seperti edukasi, emosional, hiburan, hingga promosi, peserta akan belajar menyusun narasi sederhana menggunakan teknik storytelling dan copywriting yang relevan. Tak hanya tentang menulis caption, tapi juga bagaimana mengemas pesan secara visual, menyentuh sisi emosional audiens, dan mengarahkan mereka untuk bertindak. Sesi ini dirancang agar UMKM bisa tampil menonjol di tengah lautan konten digital yang ramai.
Sesi ini membimbing peserta untuk membangun sistem konten media sosial yang konsisten dan efisien. Dengan pendekatan kalender konten mingguan, batch content, dan penggunaan tools penjadwalan otomatis seperti Meta Business Suite, peserta diajak menciptakan rutinitas digital yang tidak membebani aktivitas jualan harian. Tidak hanya belajar soal teknis, peserta juga dibekali mindset penting: konsistensi lebih penting daripada kesempurnaan. Dilengkapi dengan strategi evaluasi performa konten, sistem arsip, dan tips pengelolaan ide, sesi ini sangat cocok untuk UMKM yang ingin tampil aktif dan profesional di dunia digital, tanpa ribet dan tanpa stres.
Sesi ini mengajak peserta mengubah WhatsApp dari sekadar aplikasi chatting menjadi alat jualan utama yang profesional dan efisien. Dengan memanfaatkan fitur WhatsApp Business seperti katalog produk, pesan otomatis, dan label pelanggan, pelaku UMKM bisa meningkatkan kepercayaan, mempercepat respon, dan menjaga komunikasi tetap rapi. Sesi ini juga memberikan panduan praktis langkah demi langkah untuk menyusun profil bisnis yang meyakinkan serta cara menyusun pesan otomatis yang hangat dan responsif. Semua dirancang agar UMKM tetap dekat dengan pelanggan tanpa ribet, bahkan saat sedang offline sekalipun.
Sesi ini membekali peserta dengan strategi komunikasi efektif di WhatsApp yang dirancang khusus untuk mempercepat proses closing penjualan. Peserta akan belajar menyusun alur chat yang tepat mulai dari sapaan awal, tanya kebutuhan, penawaran produk, hingga ajakan beli yang halus namun meyakinkan. Tidak hanya itu, sesi ini juga mengajarkan teknik mengatasi keberatan pelanggan (seperti harga atau ragu membeli), menyusun balasan cepat, serta cara follow-up tanpa terkesan memaksa. Semua dikemas dalam format ramah, praktis, dan bisa langsung dipakai oleh pelaku UMKM yang ingin menjadikan WhatsApp sebagai senjata utama untuk menutup penjualan.
Sesi ini dirancang untuk membantu pelaku UMKM membuka toko online secara cepat dan efisien di marketplace seperti Shopee dan Tokopedia. Peserta akan dipandu langkah demi langkah mulai dari pendaftaran akun, pengaturan tampilan toko yang profesional, hingga cara upload produk dengan foto dan deskripsi menarik. Tak hanya teknis, peserta juga akan memahami dasar-dasar algoritma marketplace yang memengaruhi visibilitas produk, serta strategi agar toko terlihat aktif dan terpercaya. Hasil akhirnya, peserta punya toko online yang siap menerima pesanan dan tampil bersaing di pasar digital.
Di sesi ini, peserta belajar cara menampilkan usaha mereka di hasil pencarian Google dan Google Maps menggunakan Google Bisnisku (Google Business Profile). Dengan panduan langkah demi langkah, peserta akan membuat profil bisnis yang informatif dan menarik, menambahkan foto, deskripsi, kontak, serta lokasi usaha. Tidak hanya itu, peserta juga dibekali strategi sederhana namun efektif agar bisnis mereka muncul di pencarian lokal dan dipercaya pelanggan. Tujuan akhirnya: usaha mudah ditemukan, lebih terpercaya, dan lebih banyak peluang closing tanpa biaya iklan.
Sesi ini mengajarkan pelaku UMKM bagaimana cara mengelola usaha secara lebih rapi dan efisien menggunakan tools gratis dari Google seperti Google Drive, Dokumen, dan Spreadsheet. Peserta akan belajar menyimpan data secara cloud-based, membuat nota digital, mencatat keuangan harian, serta mengatur stok barang dengan sistem yang bisa diakses dari mana saja. Tidak hanya mengurangi ketergantungan pada catatan manual, sesi ini juga membantu pelaku usaha membangun sistem kerja yang lebih profesional, kolaboratif, dan siap untuk skala usaha yang lebih besar.
Sesi ini mengajarkan pelaku UMKM cara mengatur jadwal usaha secara rapi dan otomatis menggunakan Google Calendar dan fitur Reminder. Peserta akan belajar menyusun agenda harian, mingguan, dan bulanan untuk aktivitas penting seperti pengiriman pesanan, update stok, follow-up pelanggan, dan evaluasi bisnis. Dengan bantuan notifikasi otomatis dan kalender digital yang bisa dibagikan ke tim, sesi ini bertujuan membentuk kebiasaan kerja yang lebih terorganisir, disiplin, dan produktif tanpa risiko lupa atau tertunda. Semua bisa dijalankan langsung dari HP!
Sesi ini membekali peserta UMKM dengan kemampuan untuk mencatat keuangan dan stok barang secara digital menggunakan Google Spreadsheet. Dengan format yang sederhana namun efisien, peserta akan mempelajari cara membuat laporan penjualan harian, pengeluaran, dan pencatatan stok masuk-keluar yang dihitung otomatis. Tidak hanya mencatat, peserta juga belajar memahami alur keuntungan usaha secara real-time dan membangun sistem administrasi yang rapi, akurat, dan bisa diakses kapan saja dari HP. Tujuannya: pelaku usaha tidak lagi menebak-nebak, tapi punya data jelas untuk ambil keputusan bisnis.